Konser menembus Batas (KMB) 3, sebagai bentuk penghargaan pada sastrawan Taufik Ismail kembali digelar di gedung Menara 165 - Jl Tb Simatupang- Jakarta Selatan 4/12/08 lalu. Dwiki Darmawan tampil bersama orkestranya yang mengiringi Ahmad Albar, Krisdayanti, Sam Bimbo, Maliq & D Essentials, Dea Imut dan Snada.
Tampil Juga " pejabat" Depkeu Anggito Abimanyu bersama Flute-nya. Anggito juga memotori lahirnya rekaman CD berisi lagu lagu yang syairnya merupakan hasil karya Taufik Ismail.
Melihat kolaborasi musisi tua-muda, mulai dari langganan karya Taufik Ismail semacam Sam Bimbo sampai Dhea Imut yang belum genap 13 Tahun, terlihat betapa kuatnya karakter karya Taufik Ismail.
Menonton Konser ini, penonton mendapat dua keuntungan sekaligus, ya terhibur dengan apiknya penyanyi dan orkestra yang mengiringi, sekaligus mendapat pencerahan dari lirik setiap lagu. Nyaris tidak ada lagu yang tidak memiliki pesan moral, sebuah pesan yang langsung menghujam kalbu, tanpa kesan menggurui. "sarat makna" begitu umumnya penonton berkomentar.
Kemegahan KMB menjadi lengkap dengan arsitektur dan tata akustik gedung Menara 165 yang sangat mendukung gempitanya KMB. Meski Gedung menara 165 memiliki multi fungsi sebagai ruang meeting, ruang resepsi pernikahan dan acara acara sejenis lainnya, namun, untuk sebuah konser musik, Gedung Menara 165 sangat memadai untuk digelar konser sekelas KMB. Penonton yang baru kali pertama hadir di Menara 165, umumnya berkomentar seragam" Menara 165 layak juga untuk konser musik ". Anda mau coba?